RSS

Tanggung Jawab

03 Dec

Tanggung Jawab

A. Pengertian Tanggung Jawab

Kita pernah memecahkan gelas, merusak mainan teman, atau semua yang terjadi akibat kecerobohan kita itu di sebut MENYULITKAN ORANG LAIN!!! Tapi, walaupun kita ceroboh pada saat tertentu, kita dapat menutupinya. Ada suatu cara untuk menutupinya, yaitu RASA TANGGUNG JAWAB DIRI. Rasa tanggung jawab adalah rasa bersalah dan mau menggantinya dengan cara diri sendiri.

“Ibu, buku LKS(Lembar Kerja Siswa) PPKN sama Geografi saya ketinggalan” kata seorang anak yang berbicara dengan ibunya di telepon “Apa sebabnya coba?” jawab sang Ibu “udah ibu kasih tau kan tadi malam, siapin yang mau dibawa besok!”. Nah, percakapan tadi menunjukan bahwa si anak ceroboh dalam persiapan sekolahnya dan si anak itu adalah AKU!!! Setelah bercakap dengan ibu, aku di SMS sama ibu begini “LKSnya bakal diantar tapi gantinya dengan menulis artikel tentang tanggung jawab. Mau?” dan saya jawab mau dan inilah hasil artikelnya. Nah, di SMS tadi, kalian baca “gantinya dengan menulis” dan itu adalah suatu tanggung jawab atas kecerobohanku pada ibuku sendiri.

Kalau kita merusak barang orang lain, biasanya kita ganti dengan uang atau dengan sebuah barang (bisa barang yang sama, bisa yang berbeda)

B. Arti Tanggung Jawab

Tanggung Jawab adalah rasa keadilan yang muncul dari lubuk hati kita, dengan rasa adil itu kita dapat menyimpulkan bahwa rasa tanggung jawab berasal dari diri sendiri dan mempunyai rasa bersalah pada seseorang. Dapat disimpulkan, bahwa rasa tanggung jawab artinya adalah rasa salah pada diri kita sendiri, rasa keadilan, dan perbuatan yang berjiwa pahlawan.

C. Rasa Salah Yang Lebih Besar

Sebenarnya, bertanggung jawab atas perbuatan yang telah kita perbuat telah mewakili atau malah lebih hebat dari kata “ Maaf “ yang menunjukan rasa bersalah kepada seseorang. Bila iklan mah “ Dulukan dengan sikat gigi, tuntaskan dengan Listerine” tapi, kalau menurutku sich, begini “Dulukan dengan maaf, tuntaskan dengan tanggung jawab” Hehehehe……

D. Lain-lain….

Aku pernah memecahkan gelas di rumah dan aku bilang maaf pada ibuku, lalu aku mengambil gelas lain untuk minum dan lalu aku pergi main dengan meninggalkan ibu yang sedang membersihkan pecahan-pecahan gelas yang kubuat, setelah berulang kali melakukan hal yang sama, akhirnya aku sadar bahwa aku harus membantu membereskannya karena aku yang buat, dari situ akhirnya aku sadar akan tanggung jawab.

Bagiku untuk tanggung jawab adalah,

Yang positif: -Tahu rasa adil

-Memahami rasa salah

-Yaa… semacamnya deh

Yang negatif: -Bosan

-Menjengkelkan

-Cape deh

-Dan masih banyak lagi…

Memang sich, yang negatif lebih banyak karena aku agak benci sama tanggung jawab segala, aku bukan benci dengan tanggung jawabnya tapi sama hal yang harus dikerjakan untuk menebusnya.

Sebenarnya aku sebel sama ibu, kenapa sih musti make nulis artikel tambah lagi kudu 500 kata, Cuma nganterin LKS aja musti nulis artikel segala ( Udah gak mode tau! ) tapi mo gimana lagi, daripada dilarang Facebook-kan mendingan nulis dari pada tekor tanpa Facebook, udah mah bete, bingung, bosen lagi, pokoknya gitu deh….

( Sorry ya, Bu… kalau ibu tersinggung, habis, musti jujurkhan )

Semua yang kutulis ini Cuma ada dipikiranku saja siihh…. Terserah kalian mo percaya atau tidak, aku gak tersinggun kok, malah kalau aku salah jadi tau dimana letak kesalahannya, Makasih… BYE,,,BYE.

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on December 3, 2009 in karyaku

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: